Menyalakan Pelita Literasi di Bumi Lansek Manih: LRPI Cendekia Muslim Sijunjung Resmi Jadi Inang Pelantikan Pengurus IKAPI Cabang Sijunjung

Menyalakan Pelita Literasi di Bumi Lansek Manih: LRPI Cendekia Muslim Sijunjung Resmi Jadi Inang Pelantikan Pengurus IKAPI Cabang Sijunjung

SIJUNJUNG, Kabupaten Sijunjung baru saja menorehkan tinta emas dalam perjalanan intelektualitasnya. Pada Rabu (22/4/2026), Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah (LRPI) Cendekia Muslim menjadi pusat perhatian dunia literasi Sumatera Barat. Lembaga ini secara resmi menerima kunjungan kerja dari pengurus Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Sumatera Barat, yang dirangkaikan dengan agenda monumental: Pelantikan Pengurus IKAPI Cabang Sijunjung periode 2026-2030.

Peristiwa ini bukan sekadar seremoni organisasi profesi biasa. Kehadiran IKAPI di Sijunjung, dengan LRPI Cendekia Muslim sebagai motor penggeraknya, menandai babak baru dalam upaya sistematis untuk melakukan hilirisasi riset dan memperkuat ekosistem penerbitan di tingkat lokal. Di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim (YPCM), langkah ini dipandang sebagai lompatan besar untuk menjadikan Sijunjung sebagai lumbung gagasan dan karya tulis berkualitas di Sumatera Barat.

Acara dimulai dengan sesi pertemuan tertutup antara jajaran pengurus IKAPI Daerah Sumatera Barat dengan pimpinan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Dalam diskusi tersebut, dibahas mengenai tantangan mendasar dunia penerbitan di daerah, yakni standarisasi kualitas naskah dan akses distribusi. LRPI Cendekia Muslim hadir sebagai solusi untuk menjembatani antara hasil riset para akademisi dan praktisi pendidikan dengan dunia industri penerbitan yang profesional.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelantikan pengurus IKAPI Cabang Sijunjung yang berlangsung khidmat di aula utama. Dengan dilantiknya kepengurusan ini, para penerbit lokal kini memiliki wadah resmi yang berafiliasi langsung secara nasional. Hal ini akan memudahkan para penulis di Sijunjung untuk mendapatkan akses International Standard Book Number (ISBN), perlindungan hak cipta, serta pendampingan teknis kepenulisan.

"Sinergi antara LRPI Cendekia Muslim dan IKAPI adalah sebuah keniscayaan di era ekonomi kreatif. Kami ingin memastikan bahwa setiap ide brilian dari putra daerah Sijunjung tidak hanya menguap begitu saja, tetapi terdokumentasi dalam bentuk buku yang berkualitas dan diakui secara nasional," ujar salah seorang perwakilan IKAPI Sumbar dalam pidato sambutannya.

LRPI Cendekia Muslim selama ini telah memantapkan posisinya sebagai unit strategis Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim yang fokus pada budaya ilmiah. Dengan menjadi tuan rumah sekaligus inti dari kepengurusan IKAPI Sijunjung, LRPI mempertegas transformasinya dari sekadar lembaga riset menjadi sebuah inkubator literasi yang komprehensif.

Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim memberikan dukungan infrastruktur, manajerial, dan pendanaan secara total terhadap kolaborasi ini. YPCM meyakini bahwa marwah sebuah institusi pendidikan sangat ditentukan oleh seberapa banyak karya intelektual yang dihasilkan dan dipublikasikan. Melalui LRPI, yayasan mendorong para guru, dosen, dan peneliti di lingkungannya untuk aktif melahirkan karya tulis yang solutif bagi permasalahan masyarakat.

 

"Di Yayasan Cendekia Muslim, visi kami adalah membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan. Pelantikan IKAPI Sijunjung di kantor LRPI hari ini adalah pengejawantahan dari misi kami untuk mencetak generasi cendekia yang produktif. Kami ingin Sijunjung dikenal bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena kekayaan intelektualnya yang terpancar melalui buku-buku bermutu," tegas perwakilan manajemen yayasan saat meninjau jalannya pelantikan.

 

Terbentuknya IKAPI Cabang Sijunjung di bawah asuhan LRPI Cendekia Muslim membawa dampak yang sangat luas. Bagi para guru di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim dan sekolah-sekolah lain di Sijunjung, ini adalah peluang emas untuk menerbitkan buku ajar, modul pembelajaran, maupun karya sastra secara profesional.

Selain itu, keberadaan IKAPI Sijunjung akan memicu gairah menulis di kalangan santri dan mahasiswa. Dengan proses kurasi yang ketat dari LRPI, naskah-naskah lokal akan mendapatkan sentuhan penyuntingan (editing) dan tata letak (layout) berstandar nasional. Ini merupakan bentuk nyata dari pemberdayaan sumber daya manusia di bidang literasi digital dan industri kreatif.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan lokakarya singkat mengenai strategi digitalisasi penerbitan. Para pengurus yang baru dilantik berkomitmen untuk segera merumuskan program kerja yang fokus pada pendampingan penulis pemula dan penyelenggaraan festival literasi daerah.

 

Melalui momentum kunjungan dan pelantikan ini, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim Sijunjung bersama LRPI kembali membuktikan perannya sebagai lembaga yang progresif dan visioner. Sijunjung kini telah memiliki infrastruktur intelektual yang lengkap—mulai dari lembaga pendidikan, lembaga riset, hingga lembaga penerbitan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan dari bumi Sijunjung akan lahir karya-karya besar yang mampu mencerahkan bangsa dan membawa rahmat bagi alam semesta.