Happy Learning! Santri TK Madinah Belajar Bahasa Inggris Lewat Lagu Ceria

Happy Learning! Santri TK Madinah Belajar Bahasa Inggris Lewat Lagu Ceria

Santri TK B Madinah Akhlak Cendekia Muslim belajar Bahasa Inggris dengan bernyanyi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri dengan bimbingan ustadzah kelas. Pembelajaran ini dilakukan di ruang kelas TK B Madinah Akhlak Cendekia Muslim, Sijunjung, Sumatera Barat, pada Rabu, 11 Februari 2026. Dengan metode ini, anak-anak mengenal kosakata sederhana melalui lagu-lagu edukatif sehingga proses belajar terasa seperti bermain.

Pembelajaran Bahasa Inggris dengan metode bernyanyi dipilih karena pada usia dini, anak lebih mudah belajar melalui aktivitas yang menyenangkan. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Inggris dilakukan dengan metode bernyanyi agar santri tidak merasa terbebani. Lagu membantu anak mengingat kata, memperbaiki pelafalan, serta menumbuhkan keberanian berbicara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan minat belajar bahasa asing sejak kecil.

Kegiatan diawali dengan ustadzah memperkenalkan beberapa kosakata Bahasa Inggris secara sederhana. Setelah itu, ustadzah mengajak santri menyanyikan lagu sambil memperagakan gerakan yang sesuai dengan arti kata. Santri mengikuti dengan penuh semangat — mereka menirukan pengucapan kata, mengulang lirik lagu, serta bergerak bersama teman-temannya. Suasana kelas menjadi hidup dan ceria, bahkan anak-anak tanpa sadar mengulang kosakata berkali-kali melalui irama lagu.

Ustadzah sesekali menghentikan lagu untuk menanyakan arti kata yang baru dipelajari. Banyak santri berani menjawab dan mencoba mengucapkannya kembali. Metode ini membuat anak aktif terlibat, bukan hanya mendengar tetapi juga berbicara dan bergerak. Dengan demikian, anak-anak dapat lebih mudah mengingat kosakata dan memperbaiki pelafalan.

Melalui pembelajaran bernyanyi, Bahasa Inggris tidak lagi terasa sulit bagi santri TK B Madinah. Anak-anak belajar dengan hati gembira, berani mencoba, serta lebih mudah mengingat kosakata. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menumbuhkan kecintaan belajar sejak dini, bahwa belajar bisa menyenangkan sekaligus bermakna. Diharapkan kebiasaan positif ini terus berkembang sehingga santri tumbuh menjadi pribadi percaya diri dan siap menghadapi pembelajaran di jenjang berikutnya.