Lokakarya Internal Guru Hari Kedua: Ustadzah Novita Jurniati Perkuat Implementasi Kurikulum Iqtida ar-Rasul Terintegrasi Gwinfil di Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim

Lokakarya Internal Guru Hari Kedua: Ustadzah Novita Jurniati Perkuat Implementasi Kurikulum Iqtida ar-Rasul Terintegrasi Gwinfil di Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim

Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim melaksanakan hari kedua Lokakarya Internal Guru Sekolah Akhlak Cendekia Muslim Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan tenaga pendidik dalam menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Pada hari kedua, kegiatan dibuka dengan penyampaian materi bertajuk "Kurikulum Iqtida ar-Rasul Integrasi Gwinfil". Materi ini disampaikan oleh Ustadzah Novita Jurniati dan menjadi salah satu sesi penting dalam lokakarya. Materi tersebut membahas bagaimana membangun sistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter peserta didik melalui keteladanan Rasulullah SAW dan pemahaman terhadap karakter unik setiap anak melalui pendekatan Gwinfil.

Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Peserta kegiatan meliputi guru KB, TK, SD, SMP, kepala sekolah, tim manajemen pendidikan, dan pengurus yayasan. Mereka semua mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat belajar.

Lokakarya ini merupakan bagian dari langkah strategis Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim untuk memastikan seluruh guru memiliki kesiapan yang optimal sebelum dimulainya proses belajar mengajar. Bagi yayasan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum yang baik, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam memahami peserta didik, mengembangkan strategi pembelajaran yang tepat, serta menghadirkan lingkungan belajar yang menyenangkan, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Melalui materi yang disampaikan, para guru diajak memahami bahwa setiap anak adalah individu yang memiliki karakter, potensi, gaya belajar, serta kebutuhan perkembangan yang berbeda. Oleh karena itu, proses pendidikan harus mampu mengakomodasi keberagaman tersebut tanpa meninggalkan nilai-nilai keteladanan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Integrasi antara Kurikulum Iqtida ar-Rasul dengan pendekatan Gwinfil diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, bermakna, dan berdampak terhadap perkembangan karakter peserta didik. Para guru juga diajak untuk memahami bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan guru dalam mengenali kebutuhan setiap anak serta membimbing mereka sesuai dengan karakter dan potensinya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi para guru untuk memperkuat kembali niat dan komitmen dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Tidak hanya sebagai penyampai ilmu, guru diharapkan menjadi sosok yang mampu menginspirasi, membimbing, dan mendampingi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Lokakarya Internal Guru Sekolah Akhlak Cendekia Muslim Tahun 2026 dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026, di lingkungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, Kabupaten Sijunjung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebelum dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 agar seluruh guru memiliki kesempatan untuk memperdalam kompetensi, menyusun strategi pembelajaran, serta menyamakan persepsi mengenai implementasi kurikulum yang akan diterapkan di sekolah.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif, inspiratif, dan penuh semangat belajar. Acara dibuka dengan penyampaian materi oleh Ustadzah Novita Jurniati, yang menjelaskan konsep dasar Kurikulum Iqtida ar-Rasul Integrasi Gwinfil beserta penerapannya dalam pembelajaran sehari-hari. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, studi kasus, dan refleksi sehingga para guru dapat memahami konsep secara menyeluruh.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman mengajar, tantangan dalam memahami karakter peserta didik, serta berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif. Suasana diskusi berlangsung aktif karena para guru saling berbagi praktik baik dan pengalaman yang mereka temui di kelas.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam membangun budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat para guru untuk terus berkembang demi memberikan pendidikan terbaik kepada seluruh santri.

Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim percaya bahwa guru yang memahami karakter anak, memiliki adab yang baik, dan terus mengembangkan diri akan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam iman, mulia dalam akhlak, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

Dengan semangat belajar yang terus dipupuk melalui lokakarya ini, seluruh guru diharapkan mampu mengawali Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dengan inovasi, dedikasi, dan keikhlasan yang semakin kuat. Bersama Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, para guru siap membangun pendidikan yang berakar pada nilai-nilai Islam, berorientasi pada karakter, dan melahirkan generasi yang cerdas, beradab, serta membawa keberkahan bagi umat dan bangsa.

Hari kedua Lokakarya Internal Guru Sekolah Akhlak Cendekia Muslim Tahun 2026 menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapan guru menghadapi Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Melalui materi "Kurikulum Iqtida ar-Rasul Integrasi Gwinfil" yang disampaikan oleh Ustadzah Novita Jurniati, para guru memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya mengintegrasikan keteladanan Rasulullah SAW dengan pemahaman terhadap karakter peserta didik dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru. Dengan demikian, yayasan yakin bahwa para guru akan mampu memberikan pendidikan terbaik kepada seluruh santri dan melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam melaksanakan kegiatan ini, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim juga menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik. Dengan integrasi Kurikulum Iqtida ar-Rasul dengan pendekatan Gwinfil, para guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga menyentuh perkembangan emosional, sosial, spiritual, dan karakter anak.