Latihan Muhadarah Penuh Semangat: Santri Kelas 2 Umar Bin Khattab Persiapkan Penampilan Terbaik untuk Muhadarah Hari Jumat
Sijunjung, Rabu, 13 Mei 2026 — Suasana belajar di kelas 2 Umar Bin Khattab Sekolah Akhlak Cendekia Muslim tampak berbeda dan lebih hidup pada Rabu pagi ini. Di dalam kelas, para santri terlihat penuh semangat mengikuti kegiatan latihan muhadarah sebagai persiapan sebelum tampil menjadi pelaksana kegiatan muhadarah pada hari Jumat mendatang. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembiasaan positif yang diterapkan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Tujuan utama kegiatan ini adalah melatih keberanian, rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai Islami kepada santri sejak usia dini.
Santri kelas 2 Umar Bin Khattab Sekolah Akhlak Cendekia Muslim mengadakan latihan muhadarah sebagai persiapan sebelum tampil menjadi pelaksana kegiatan muhadarah pada hari Jumat. Kegiatan ini berlangsung di dalam kelas dengan suasana yang aktif, hangat, dan penuh semangat. Para santri terlihat penuh semangat mengikuti kegiatan latihan yang meliputi kultum, sholawat, lagu Islami, pembawa acara, dan hafalan serta penampilan Islami lainnya.
Kegiatan muhadarah ini menjadi salah satu program pembiasaan positif yang diterapkan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dalam melatih keberanian, rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai Islami kepada santri sejak usia dini. Dengan kegiatan ini, diharapkan para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berani, percaya diri, dan mampu menyampaikan kebaikan kepada orang lain.
Para santri terlihat sangat antusias mengikuti latihan, mereka berusaha tampil dengan baik dan serius menjalankan tugas masing-masing. Ada santri yang terlihat masih malu-malu saat berbicara di depan kelas, namun dengan dukungan dari ustadz, ustadzah, dan teman-temannya, mereka perlahan mulai berani tampil dengan lebih percaya diri. Kegiatan latihan muhadarah bukan hanya menjadi persiapan untuk tampil di hari Jumat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan mental santri.
Selama latihan berlangsung, suasana kelas terlihat hangat dan penuh kebersamaan. Ketika salah satu santri tampil di depan kelas, teman-temannya memberikan perhatian dan semangat. Ada yang membantu mengingatkan hafalan, ada yang ikut melantunkan sholawat bersama, dan ada pula yang memberikan tepuk tangan agar temannya lebih percaya diri. Dukungan dari teman-teman membantu santri merasa lebih nyaman dan tidak takut untuk mencoba tampil.
Kegiatan muhadarah juga menjadi sarana melatih keberanian santri untuk tampil di depan umum. Kemampuan berbicara di depan banyak orang merupakan keterampilan penting yang perlu dibiasakan sejak dini. Melalui kegiatan muhadarah, santri belajar untuk berbicara dengan percaya diri, menyampaikan pesan dengan jelas, mengatur suara dan intonasi, mengurangi rasa malu dan takut, serta menjaga sikap saat tampil di depan umum.
Kegiatan latihan muhadarah memberikan banyak manfaat bagi perkembangan santri, seperti meningkatkan rasa percaya diri, melatih keberanian tampil, mengembangkan kemampuan komunikasi, menumbuhkan tanggung jawab, menanamkan nilai-nilai Islami, dan membentuk mental yang lebih kuat dan mandiri. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal penting bagi perkembangan anak di masa depan.
Peran ustadz dan ustadzah dalam membimbing santri sangat penting dalam kegiatan muhadarah. Mereka membantu santri dengan membimbing cara berbicara yang baik, melatih keberanian tampil, memberikan motivasi dan semangat, membantu memperbaiki hafalan dan penampilan, serta menciptakan suasana latihan yang nyaman dan menyenangkan. Pendekatan yang hangat membuat santri merasa lebih percaya diri dan nyaman selama latihan berlangsung.
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, mental, dan kemampuan komunikasi santri. Kegiatan seperti muhadarah menjadi bagian penting dalam proses pendidikan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin membentuk generasi yang berani dan percaya diri, berakhlak mulia, mampu menyampaikan kebaikan, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan cinta terhadap nilai-nilai Islami.
Dengan latihan dan pembiasaan yang terus dilakukan, diharapkan seluruh santri mampu tumbuh menjadi generasi yang berani tampil dan percaya diri, berakhlak mulia, cinta terhadap nilai-nilai Islami, mampu menyampaikan kebaikan kepada sesama, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan muhadarah menjadi salah satu contoh nyata bahwa pendidikan di Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga keberanian, karakter, mental, dan kemampuan komunikasi santri.
Latihan muhadarah santri kelas 2 Umar Bin Khattab menjadi bukti bahwa pendidikan di Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga keberanian, karakter, mental, dan kemampuan komunikasi santri. Dengan keberanian berbicara dan menyampaikan kebaikan yang dilatih sejak dini, diharapkan anak-anak dapat melangkah menuju masa depan yang penuh manfaat, keberanian, dan keberkahan.

