Membangun Peradaban Lewat Sinergi Spiritual: Tradisi Zikir Pagi Lintas Unit Profesional Yayasan Cendekia Muslim Sijunjung

Membangun Peradaban Lewat Sinergi Spiritual: Tradisi Zikir Pagi Lintas Unit Profesional Yayasan Cendekia Muslim Sijunjung

SIJUNJUNG, Di balik kesuksesan tata kelola pendidikan dan berbagai lembaga riset di Kabupaten Sijunjung, terdapat sebuah tradisi spiritual yang menjadi motor penggerak utamanya. Pada Jumat pagi (10/4/2026), suasana khidmat kembali menyelimuti Mushola Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim (YPCM). Seluruh staf dari berbagai unit strategis dan profesional berkumpul dalam satu saf yang rapat untuk melaksanakan rutinitas zikir pagi berjamaah.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan sebuah strategi organisasi untuk menyelaraskan visi profesionalisme dengan nilai-nilai ketuhanan. Melalui zikir pagi, para staf diajak untuk sejenak melepaskan diri dari hiruk-pikuk target kerja guna memperkuat integritas batin dan memohon keberkahan atas setiap program pengabdian yang dijalankan oleh yayasan.

Kegiatan zikir pagi Jumat kali ini diikuti oleh seluruh elemen staf dari unit-unit vital di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Kehadiran mereka mencerminkan keragaman fungsi organisasi yang saling terintegrasi, mulai dari penjaminan mutu, penelitian, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dalam struktur operasional yang tertata, kegiatan ini secara spesifik ditujukan bagi staf administratif dan profesional tersebut. Sementara itu, para ustadzah pendamping kelas melaksanakan zikir pagi di unit sekolah masing-masing bersama para santri. Pembagian ini menunjukkan manajemen yayasan yang sangat memperhatikan efektivitas peran; staf profesional menguatkan manajemen, sementara pendidik menguatkan karakter santri secara langsung.

Pihak Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim meyakini bahwa integritas sebuah lembaga sangat bergantung pada kualitas spiritual para penggeraknya. Sebagai contoh, staf di Halal Center membutuhkan kejernihan hati dalam mengawal standar syariah, sementara staf LRPI membutuhkan ketajaman berpikir yang lahir dari ketenangan jiwa saat melakukan riset.

"Zikir pagi Jumat adalah instrumen bagi kami untuk melakukan tashfiyatun niyah atau penyucian niat. Kami ingin setiap staf di LP2, Inkubator Bisnis, hingga Sekretariat tidak hanya bekerja secara mekanis mengejar target, tetapi bekerja dengan ruh ibadah. Inilah esensi dari identitas 'Cendekia Muslim' yang kami emban," ujar salah seorang perwakilan manajemen yayasan di Sijunjung.

Sejak pukul 07.30 WIB, lantunan Asmaul Husna dan kalimat-kalimat thayyibah bergema syahdu dari dalam mushola. Kebersamaan staf dari berbagai latar belakang divisi ini menciptakan suasana ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) yang sangat kental. Di dalam majelis ini, tidak ada sekat antara divisi riset, divisi bisnis, maupun administrasi; semua melebur dalam satu frekuensi spiritual yang sama.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan secara khusus untuk kemajuan yayasan. Mereka memohon keberkahan bagi setiap proyek yang sedang digarap di Inkubator Bisnis, kelancaran proses sertifikasi di Halal Center, serta kebermanfaatan riset yang sedang dilakukan oleh LRPI bagi masyarakat luas.

Melalui tradisi zikir pagi Jumat ini, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim Sijunjung berharap dapat melahirkan lingkungan kerja yang sehat secara mental dan spiritual. Dengan hati yang senantiasa terpaut pada zikir, diharapkan seluruh staf mampu memberikan pelayanan terbaik, menjaga transparansi, serta terus berinovasi demi kemajuan umat dan bangsa.

YPCM Sijunjung terus membuktikan bahwa kemajuan sebuah institusi modern tidak hanya diukur dari pencapaian materi, riset, atau infrastruktur, tetapi juga dari seberapa kuat nilai-nilai spiritualitas dipegang teguh dan dipraktikkan oleh seluruh penggeraknya dalam kehidupan sehari-hari.