Pengurus Griya Maxima Permai Audiensi ke PDAM Tirta Sanjung Buana Sijunjung, Bahas Krisis Air Warga

Pengurus Griya Maxima Permai Audiensi ke PDAM Tirta Sanjung Buana Sijunjung, Bahas Krisis Air Warga

Sijunjung, 2 September 2025 – Pengurus terpilih Perumahan Griya Maxima Permai Tanah Bedantuang melakukan kunjungan resmi ke PDAM Tirta Sanjung Buana Muaro Sijunjung. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah warga ke-4 pada 1 September 2025 dan disambut langsung oleh Direktur PDAM, Doni Novriedi, S.H.

 

Rombongan pengurus yang hadir terdiri dari Ketua Adhan Chaniago, Sekretaris Heru Asman, Ketua Seksi Keamanan Rahmat Osra, anggota Seksi Keamanan Frandani Syaputra dan Genta Nova Pranata, serta anggota lainnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, pengurus menyampaikan keresahan warga yang sudah bertahun-tahun terkait kondisi air di perumahan. Menurut warga, pihak developer belum menunaikan hak yang seharusnya diterima sesuai akad pembelian rumah.

 

Direktur PDAM, Doni Novriedi, menyambut baik langkah pengurus.

“Kami sangat mendukung kehadiran pengurus perumahan Maxima. Selama ini PDAM dengan pihak developer, Maxima, selalu berhubungan baik. Program penyediaan air sebelumnya menggunakan program MBR dari pusat hingga 2023, lalu pada 2024 ada program Inpres. Namun, hingga 2025 belum ada informasi terkait kelanjutannya,” papar Doni yang akrab disapa Abang.

 

Adhan Chaniago selaku Ketua Pengurus Terpilih menyampaikan harapan besar warga agar PDAM bisa memproses jaringan air untuk Komplek Griya Maxima Permai. “Selama ini warga hanya mengandalkan sumber air alternatif dari Batang Patikin. Namun karena kemarau panjang, sumber tersebut ikut mengering. Kami berharap PDAM bisa segera membantu menghadirkan air ke rumah warga,” ungkap Adhan.

 

Menanggapi hal itu, PDAM menyatakan dukungan penuh. Namun, pihaknya meminta agar pengurus berkoordinasi terlebih dahulu dengan developer. “Jika developer menunaikan kewajibannya, PDAM siap dalam waktu singkat memasang jaringan dan menyalurkan air ke rumah warga,” tegas Doni.