Semangat MATSALIM Terus Menguat, Hari Kedua Masa Taaruf Santri Cendekia Muslim Fokus Tanamkan Akhlak, Kemandirian, dan Budaya Belajar Islami
Sijunjung, Jumat, 10 Juli 2026, Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim melaksanakan hari kedua Masa Taaruf Santri (MATSALIM) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses pengenalan dan pembinaan awal bagi santri baru.
Pada hari kedua, santri mulai diarahkan untuk memahami budaya sekolah dan membangun karakter Islami. Berbagai kegiatan edukatif dirancang untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat menuntut ilmu.
Seluruh aktivitas dikemas secara interaktif dan menyenangkan, sehingga santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merasakan pengalaman belajar yang positif sejak hari-hari pertama berada di sekolah. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim percaya bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak awal seorang anak memasuki lingkungan sekolah.
MATSALIM menjadi momentum penting untuk membangun fondasi kepribadian santri melalui pembiasaan nilai-nilai Islami yang akan terus diterapkan selama proses pendidikan berlangsung. Sejak pagi, para santri dibiasakan memulai aktivitas dengan doa, menjaga adab kepada ustadz dan ustadzah, menghormati teman, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika santri mengikuti berbagai kegiatan kelompok yang dirancang untuk melatih komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta rasa percaya diri. Para ustadz dan ustadzah mendampingi setiap aktivitas dengan penuh perhatian, sehingga tercipta hubungan yang hangat antara pendidik dan santri.
Pendekatan yang ramah anak ini menjadi ciri khas Sekolah Akhlak Cendekia Muslim dalam menyambut peserta didik baru. Selain memperkenalkan budaya sekolah, hari kedua MATSALIM juga menjadi kesempatan untuk memperkuat motivasi belajar santri. Melalui berbagai materi inspiratif, permainan edukatif, dan pembiasaan positif, para santri diajak memahami bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah yang harus dilakukan dengan niat yang ikhlas, semangat yang tinggi, serta akhlak yang baik.
Bagi Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk pribadi yang beriman, beradab, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut mulai ditanamkan sejak hari kedua MATSALIM sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi cendekia yang siap memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Hari kedua MATSALIM dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui berbagai kegiatan edukatif. Seluruh santri baru KB, TK, SD, dan SMP Akhlak Cendekia Muslim mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusiasme.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim ini menjadi lanjutan dari proses pengenalan dan pembinaan awal bagi santri baru. Para ustadz dan ustadzah berperan sebagai pendamping sekaligus teladan dalam setiap kegiatan. Mereka tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga memberikan contoh langsung mengenai sikap santun, disiplin, kerja sama, serta semangat dalam menuntut ilmu.
Pendampingan yang dilakukan secara intensif membantu santri merasa nyaman dan semakin percaya diri mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Kebersamaan antara santri, guru, dan seluruh panitia menciptakan suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas pendidikan di Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.
Pelaksanaan hari kedua MATSALIM berlangsung secara terstruktur, interaktif, dan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan pembiasaan ibadah pagi yang dilanjutkan dengan pengarahan mengenai budaya sekolah dan nilai-nilai utama yang dijunjung tinggi di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim.
Berbagai lokasi di lingkungan sekolah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, mulai dari ruang kelas, halaman sekolah, masjid, area terbuka, hingga fasilitas penunjang lainnya. Lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter melalui berbagai aktivitas yang melibatkan interaksi sosial, pembiasaan ibadah, dan kegiatan kelompok.
Suasana sekolah yang hijau, bersih, nyaman, dan religius memberikan pengalaman belajar yang positif bagi para santri baru sehingga mereka semakin mengenal dan mencintai lingkungan sekolah sebagai rumah kedua. Antusiasme santri yang semakin meningkat dari hari ke hari menjadi bukti bahwa proses adaptasi berjalan dengan baik.
Kehangatan pendampingan dari ustadz dan ustadzah, suasana belajar yang menyenangkan, serta lingkungan sekolah yang ramah anak memberikan pengalaman positif yang akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan pendidikan mereka. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim optimistis bahwa MATSALIM bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, melainkan fondasi awal dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan berprestasi.
Dengan sinergi antara yayasan, sekolah, guru, orang tua, dan seluruh santri, diharapkan setiap langkah yang dimulai pada MATSALIM akan menjadi awal lahirnya generasi cendekia yang siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan peradaban. Hari kedua Masa Taaruf Santri (MATSALIM) Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi tahapan penting dalam perjalanan awal para santri baru di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim.

