Tadarus dan Murojaah: Menghidupkan Al-Qur’an di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim

Tadarus dan Murojaah: Menghidupkan Al-Qur’an di Sekolah Akhlak Cendekia Muslim

Ramadan: Santri Sekolah Akhlak Cendekia Muslim Lakukan Tadarus dan Murojaah. Sijunjung, Selasa, 3 Maret 2026 — Suasana religius begitu terasa di lingkungan Sekolah Akhlak Cendekia Muslim. Di tengah bulan suci Ramadan, kegiatan tadarus dan murojaah menjadi rutinitas yang terus dihidupkan oleh para santri. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar dari ruang-ruang kelas, menghadirkan ketenangan sekaligus semangat spiritual yang kuat.

Kegiatan tadarus dan murojaah dilakukan oleh seluruh santri, mulai dari tingkat TK, SD hinggaSMP, sesuai kemampuan masing-masing. Para ustadz dan ustadzah mendampingi secara langsung, menyimak bacaan, memperbaiki tajwid, serta memberikan motivasi agar santri terus semangat menjaga hafalan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam program pembinaan keagamaan sekolah selama Ramadan, bertujuan menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an, menjaga hafalan, melatih kedisiplinan, dan membentuk akhlak berdasarkan nilai-nilai Qur’ani.

Kegiatan diawali dengan doa bersama agar diberikan kemudahan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Santri kemudian membaca secara bergiliran dengan penuh perhatian, sementara ustadz dan ustadzah menyimak dan memberikan koreksi jika diperlukan. Setelah sesi tadarus, dilanjutkan dengan murojaah hafalan. Santri menyetorkan hafalan secara individu atau kelompok kecil, dan guru memberikan evaluasi ringan dan motivasi agar santri terus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalannya. Suasana berlangsung tertib, khusyuk, dan penuh semangat, dengan santri saling menyemangati untuk mencapai target hafalan masing-masing.

Tadarus dan murojaah bukan hanya rutinitas Ramadan, tetapi bagian dari budaya sekolah yang ingin membentuk generasi Qur’ani. Sekolah Akhlak Cendekia Muslim berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat pembelajaran dan pedoman hidup. Melalui pembiasaan yang konsisten, diharapkan santri tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga memahami serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga lantunan ayat suci yang dibaca hari ini menjadi cahaya yang menerangi hati para santri dan menguatkan langkah mereka menuju masa depan yang penuh keberkahan.