Di Tengah Kesibukan, Staf Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim Istiqamah Mengawali Jumat dengan Zikir Al-Matsurat
Staf Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim laksanakan zikir Al-Matsurat bersama. Kegiatan ini menjadi rutinitas wajib setiap Jumat pagi bagi staf yayasan. Al-Matsurat merupakan kumpulan doa dan zikir yang dibaca sebagai bentuk mengingat Allah SWT serta memohon perlindungan, keberkahan, dan kebaikan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan zikir Al-Matsurat ini diikuti secara khusus oleh staf Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Para staf dari berbagai bagian berkumpul bersama di mushola untuk mengikuti rangkaian zikir hingga selesai. Kegiatan ini tidak diikuti oleh para guru, karena pada waktu yang sama para ustadz dan ustadzah memiliki tanggung jawab untuk mendampingi santri dalam proses Pembelajaran dan Belajar Mengajar (PBM) di masing-masing satuan pendidikan.
Rutinitas zikir Al-Matsurat dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, pada pagi hari sebelum para staf melanjutkan berbagai aktivitas pekerjaan yayasan. Rutinitas ini dilaksanakan setiap Jumat sebagai bentuk pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Pemilihan Jumat pagi menjadi momentum yang tepat untuk mengawali aktivitas dengan mengingat Allah SWT dan mempersiapkan diri secara spiritual sebelum menjalani berbagai tanggung jawab pekerjaan.
Kegiatan zikir Al-Matsurat dilaksanakan di mushola Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Mushola menjadi tempat berkumpulnya para staf untuk melaksanakan rutinitas spiritual tersebut secara bersama-sama. Pemanfaatan mushola sebagai tempat kegiatan memberikan suasana yang lebih tenang dan mendukung kekhusyukan dalam berzikir. Para staf dapat meninggalkan sejenak suasana pekerjaan dan memusatkan perhatian kepada ibadah.
Rutinitas zikir Al-Matsurat dilaksanakan untuk membangun kebiasaan spiritual, memperkuat keimanan, menenangkan hati, serta meningkatkan kesiapan para staf dalam menjalankan amanah pekerjaan. Bekerja di lingkungan lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Setiap pekerjaan yang dilakukan oleh staf memiliki hubungan dengan keberlangsungan berbagai program pendidikan dan pelayanan yayasan.
Kegiatan dimulai dengan para staf berkumpul di mushola pada Jumat pagi. Setelah seluruh peserta hadir, mereka mengambil posisi dan mempersiapkan diri untuk mengikuti zikir Al-Matsurat secara bersama-sama. Rangkaian zikir dibaca dengan tertib dan dipandu sehingga seluruh staf dapat mengikuti bacaan secara bersama-sama. Suasana berlangsung tenang dan penuh kekhusyukan.
Para staf mengikuti kegiatan dengan kesadaran bahwa waktu yang mereka gunakan untuk berzikir merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kesibukan pekerjaan dan kebutuhan spiritual. Setelah rangkaian zikir selesai, para staf kemudian kembali menjalankan tugas masing-masing. Ada yang melanjutkan pekerjaan administrasi, koordinasi, pelayanan, pengelolaan program, maupun berbagai tugas lainnya yang menjadi tanggung jawab di lingkungan yayasan.
Sementara itu, para ustadz dan ustadzah tetap menjalankan amanah mereka untuk mendampingi santri dalam proses PBM. Dengan demikian, kegiatan zikir staf tidak mengganggu proses pembelajaran karena pembagian tugas telah berjalan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Pembagian peran tersebut menunjukkan bahwa setiap unsur dalam Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim memiliki amanah masing-masing.
Staf menjalankan tugas administrasi dan pelayanan yayasan, sementara para guru menjalankan tanggung jawab pendidikan dan pendampingan santri. Meskipun memiliki tugas yang berbeda, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung tercapainya visi dan misi Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dalam menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan ilmu, iman, dan akhlak.
Kegiatan zikir Al-Matsurat juga menciptakan suasana kebersamaan di antara para staf. Mereka dapat berkumpul dalam satu majelis tanpa membedakan tugas dan tanggung jawab pekerjaan masing-masing. Setelah kegiatan selesai, para staf kembali melanjutkan aktivitas dengan harapan dapat menjalankan amanah secara lebih tenang, ikhlas, dan bertanggung jawab.
Rutinitas zikir Al-Matsurat menjadi salah satu bagian dari budaya spiritual di lingkungan yayasan. Di tengah tuntutan pekerjaan yang terkadang padat, rutinitas ini menjadi pengingat bahwa kesibukan tidak seharusnya membuat seseorang melupakan kewajiban untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kegiatan ini juga memperlihatkan adanya pembagian amanah yang berjalan dengan baik. Para staf dapat melaksanakan zikir bersama, sementara para ustadz dan ustadzah tetap fokus mendampingi santri dalam proses pembelajaran. Setiap bagian menjalankan tugasnya masing-masing dengan tujuan yang sama untuk memberikan pelayanan dan pendidikan terbaik.
Melalui rutinitas yang dilakukan secara istiqamah, diharapkan zikir Al-Matsurat tidak hanya menjadi kegiatan yang dilakukan setiap Jumat, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi para staf dalam menjalankan pekerjaan dengan ikhlas, amanah, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Bagi Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim, membangun lembaga yang kuat dimulai dari individu-individu yang memiliki keseimbangan antara profesionalitas dalam bekerja dan kedekatan kepada Allah SWT. Dengan hati yang tenang, niat yang lurus, dan semangat kebersamaan, setiap amanah diharapkan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya lembaga pendidikan yang berkah, profesional, dan memberikan manfaat bagi umat.
Kegiatan zikir Al-Matsurat setiap Jumat pagi menjadi salah satu kebiasaan yang menunjukkan bahwa Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim berupaya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas, tetapi juga memperhatikan kekuatan spiritual para pengemban amanah di dalamnya.
Di tengah kesibukan administrasi, koordinasi, pelayanan, dan berbagai pekerjaan yayasan, para staf tetap berusaha menyediakan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini menjadi pengingat bahwa kesibukan tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk berzikir dan menenangkan hati.
Dengan demikian, kegiatan zikir Al-Matsurat menjadi salah satu bagian dari upaya yayasan dalam menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, para staf diingatkan bahwa pekerjaan dan ibadah dapat berjalan beriringan.
Aktivitas profesional yang dilakukan dengan niat yang baik juga dapat menjadi bagian dari amal apabila dijalankan dengan amanah dan penuh tanggung jawab. Dengan kesadaran ini, para staf Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan memberikan kontribusi yang positif bagi lembaga dan masyarakat.
Pada akhirnya, kegiatan zikir Al-Matsurat setiap Jumat pagi menjadi salah satu contoh nyata dari upaya Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim dalam membangun lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual dan keagamaan. Dengan demikian, diharapkan lembaga ini dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas

